Wednesday, June 29, 2011

Temporer

Apa yang benar-benar bisa dimiliki? Tubuh sendiri bahkan kerap berkhianat, kita mengalami sakit. Kelumpuhan membuat atlet menjauh dari arenanya, meninggalkan panggung karena tak mampu menghibur lagi. Resesi akan mengkhianati kita atas pekerjaan yang dicintai, diusahakan sepenuh hati. Segalanya berubah, lepas dari anggota khusus komunitas ini dan itu. Hidup berganti arah, rencana-rencana memerlukan revisi. adjustment atas kondisi agar dapat bertahan.

Jangan-jangan menjadi bulat, memantul seperti bekel adalah bekal berhadapan dengan kehilangan. Atau jangan-jangan, untuk tidak terlalu menyatu dengan apa yang ada kini adalah jarak, yang membuat kita tidak begitu sempoyongan ketika satu-satu meninggalkan, keluarga, sahabat, teman, pekerjaan, kartu kredit, mobil, laptop, berpotensi sekali untuk terbakar, lalu jadi awan.

don't buy, won't throw.

Bayangan atas kehilangan apa yang saya miliki saat ini cukup menganggu. Keluarga yang terutama, yang terutama namun tak bisa dihindari, siklus alam menuakan orang tua, panggilan alami tak bisa dielakkan. Kehilangan pekerjaan juga menakutkan, kondisi ekonomi begitu dinamis, atau kehilangan diri sendiri. Kehilangan diri sendiri dengan kesadaran, tak ada yang bisa dilakukan selain berbaring dan menyaksikan jam yang berjalan pelan.

how do you keep the music playing?

Baju baru hitam kerah tinggi itu, nanti akan kusam. Foam mandi yang penuh akan habis. Akan tiba waktunya keping dvd terakhir dimainkan, dan musik, akan berhenti di nada nya yang terakhir, setelah itu tak ada lagi yang terdengar kecuali kesunyian yang panjang.

A rainbow comes after the rain...

Memang, tapi pelangi adalah cahaya yang dibiaskan, berapa lama ia dapat bertahan sebelum hilang tak membekas?

Sebentar saja.

0 comments: